Dakwah Sultan Huzrin Mewujudkan Marwah Nusantara

845

Dakwah Sultan Huzrin Hood berlanjut. Baru baru ini di Bali, didepan Gerakan Masyarakat Musyawarah Agung Amantubillah [Gamma Amantubilah] telah disampaikan presentasi makalah yang berjudul “Peran Penting Kesultanan dalam Mewujudkan Marwah Peradaban Nusantara”

Foto bersama sesudah Presentasi

Dihadari para Raja dan Sultan dari berbagai daerah seperti YM SUTTAN SEGHAYO DIPUNCAK NUR, KEDATUN KEAGUNGAN LAMPUNG,  T.ZULKARNAINI, RAJA NAGAN ACEH yang juga adalah ( Kadis BUDAYA DAN PARIWISATA PROV ACEH). YM KHUZAMRI AMAR, MUFTI KERAJAAN PADANG DELI SUMATRA UTARA. YM R A RACHMAN SULTAN JAMBI, TUANKU TUN AMEH, RAJA JAMBU LIMPO SUMBAR, TENGKU PARAMESWARA, SULTAN INDRA GIRI, RIAU, dan  RM FAUWAS, Sultan Muda Palembang.

Sultan Huzrin dalam makalahnya menyatakan pentingnya kesultanan dan Para Raja di Nusantara untuk memahami persoalan utama masyarakat saat ini adalah terjebaknya kita semua dalam sistem ribawi yang berujung pada hutang rente yang semakin banyak dan pajak tak bertepi yang semakin mencekik. Sultan Huzrin mengajak kembali untuk menjalankan syariat Islam di masyarakat masing-masing terutama di bidang muamalah, dengan menghadirkan pasar pasar terbuka, mengembangkan produksi lokal, menggunakan Dinar Emas dan Dirham Perak, mengadakan permodalan qirad dan syarikat serta menegakkan caravan dagang. Selain itu juga Sultan mengajak para Raja dan Sultan yang hadir untuk membangun Baitul Mal untuk mengambil zakat, infaq dan sadaqah dan membagikannya kembali kepada mustahik yang membutuhkan.

Pada akhir Acara Sultan Huzrin juga diberikan amanah oleh Gamma Amantubilah ini untuk mengajak masyarakat untuk mengembalikan marwah Nusantara di Kepulauan Riau. Barakallah