Meluas, mahar Dinar Dirham di Bandung

915

Penggunaan Dinar Emas dan Dirham Perak untuk Mahar pernikahan semakin meluas di Nusantara. Dinar Emas adalah koin Emas 22 Karat dengan berat 4.25 gram dan Dirham adalah, koin Dirham Perak murni seberat 2,975 gram.

Dari Anas Ibnu Malik Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam pernah melihat bekas kekuningan pada Abdurrahman Ibnu Auf. Lalu beliau bersabda: “Apa ini?”. Ia berkata: Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah menikahi seorang perempuan dengan maskawin senilai satu biji emas . Beliau bersabda: “Semoga Allah memberkahimu, selenggarakanlah walimah walaupun hanya dengan seekor kambing.” (Muttafaq Alaihi)

Abu Salamah Ibnu Abdurrahman Radliyallaahu ‘anhu berkata: Aku bertanya kepada ‘Aisyah r.a: Berapakah maskawin Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam Ia berkata: Maskawin beliau kepada istrinya ialah dua belas uqiyyah dan nasy. Ia bertanya: Tahukah engkau apa itu nasy? Ia berkata: Aku menjawab: Tidak. ‘Aisyah berkata: Setengah uqiyyah, jadi semuanya lima ratus dirham . Inilah maskawin Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam kepada para istrinya. (Hadits Riwayat Muslim)

Ali Radliyallaahu ‘anhu berkata: Maskawin itu tidak boleh kurang dari sepuluh dirham . (Hadits Riwayat Daruquthni).

Mengikut sunnah ini baru baru ini Kang Hari Rosidin bertempat di Sukamenak, pengalengan Bandung Jawa Barat memberikan mahar Dinar Emas dan Dirham Perak dalam pernikahannya dengan Syarah. Ijab Kabul dilakukan di depan para keluarga besar dari kedua belah fihak, maharnya sebesar 1 Dinar 29 Dirham. Semoga muamalah semakin diamalkan dan berkembang luas di Nusantara. Barakallah