Oleh-oleh Khas Ketapang: Peci Fez

361

Anda faham tentang topi Fez? Ini peci khas yang jamak dikenakan di era Utsmaniyah. Selain menggunakan turban, para Sultan Utsmani juga kerap mengenakan topi Fez berwarna merah. Fez adalah sebuah kota di Maroko yang dulu disebut Magribi. Dilaporkan disinilah asal mula topi ini, cuma kaum Ustmani Turkilah yang lebih biasa menggunakannya.

Keberadaan topi Fez ini sangat erat hubungannya dengan tarekat yang kuat hubungannya dengan kemenangan para fuqara untuk mengelola nafsunya untuk kembali kepada nafsu mutmainah, nafsu yang mengikuti Allah dan Rasulnya dan sekaligus menegakkan syariah dan sunnah secara kaffah. Shaykh Abdalqadir as sufi, mursyid tariqah Qadiriyah Shadziliyah Dharqawiyah sangat sering mengenakan topi Fez dalam acara resmi tariqah. Ini yang kemudian banyak diikuti murid-muridnya, karena dalam topi Fez itu tersimpan kebanggaan sebagai muslimin untuk kembali menegakkan syariah dan sunnah.

Amir Zaim Saidi menggunakan peci Fez

Saat ini peci Fez ini telah dibuat di Nusantara oleh para fuqara Mangku Negeri Tanjung Pura Darussalam, Fez merah khas ala Ketapang. Kualitasnya mumpuni tak kalah dengan aslinya. Baru-baru ini Peci Fez seharga 1 Dirham Perak untuk sebuah peci [Dirham adalah Koin Perak murni seberat 2.975 gram] dibeli oleh seorang Fuqara Bintan yang menghadiri acara Akbar Maulid Nabi di kemangkunegrian ketapang dan dihadiahkan sebagai oleh-oleh kepada para Fuqara Bintan. Alhamdulilah wa syukurilah. Jika berminat untuk mendapatkannya sila kontak FB: Ulul Ilmi. Barakallah